Minggu, 22 April 2012
Tawakkal
TAWAKKAL adalah pekerjaan hati, kepasrahan qalbu kepada Allah. Sementara fisik tetap menjalankan berbagai usaha. Allah tidak akan mengubah nasib seseorang sampai orang itu berusaha. Dia memerintahkan kita untuk memasuki berbagai pintu sampai masalah kita terpecahkan.
Ketika hijrah, Rasulullah sangat hati-hati menyusun beberapa rencana untuk keluar dari Mekkah dengan aman. Keluar rumah dipenghujung malam, lalu Ali bin Abi Thalib menggantikan posisi tidur beliau. Pergi ke rumah Abu Bakar di tengah hari. Kemudian menempuh jalur selatan, padahal Madinah berada di sebelah utara. Selanjutnya berhenti di gua Tsur selama tiga hari. Abdullah bin Abu Bakar datang memberi informasi tentang kaum Quraisy, dan Asma’ binti Abu Bakar yang sedang hamil datang membawa makanan dan minuman. Lalu untuk menghilangkan jejak, Abdullah bin Fuhairah membawa kambing-kambingnya setiap hari melewati jalan yang dilalui Asma’. Begitu matang perencanaan seorang yg bertawakkal kepada Allah.
Namun, bahkan dengan rencana sedemikian rupa, kaum Quraisy tetap bisa menyusul hingga berada tepat di pintu Gua. Abu Bakar berkata kepada Rasul, “Andai salah seorang dari mereka melihat ke bawah, pasti mereka melihat kita.” Rasul menjawab,”bagaimana pendapatmu dengan dua orang sedang yang ketiganya adalah Allah, jangan sedih, sungguh Allah bersama kita.”
Luar biasa, seolah Allah membiarkan keresahan mencapai puncaknya agar kekuasaanNya menjadi sangat jelas. Dia ingin kita mengerti makna tawakkal adalah berusaha dengan seluruh kekuatan fisik dan akal, membuka seluas-luasnya segala hal yang dapat memperbaiki hidup kita, sementara hati percaya bahwa tidak ada yang berkuasa memberi manfaat dan mudharat kecuali Allah. Kita berusaha meminta bantuan pada manusia, tapi pada waktu yang sama hati sadar bahwa yang memberikan solusi dari masalah kita adalah Allah, lalu kemudian dengan tulus kita mengucapkan, “hasbunallah wa nikmal wakil-cukuplah Allah sebagai penolong kami dan tempat bersandar terbaik-.” Wallahu ‘alam
*Buku Pintar Akhlak – Dr. Amr Khaled (Motivator Muslim Dunia)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar